Tiba-tiba aku senang menatap pintu.
Entah apa yang ku tunggu.
Sebentar aku terhanyut dalam kerjaku, mengutak-atik angka, bermain kata dan menyusun rangka. Tapi sesuatu menarik mataku, kembali menatap pintu.
Anehnya, aku tidak merasa bosan. Aku malah terus menatapnya dengan senyuman, lengkap dengan binar mata penuh harapan.
Menunggu seseorang yang akan datang, entah kapan.
No comments:
Post a Comment