Sunday, 11 November 2012

Perfection




Kamu tau, rasanya seperti aku diharuskan membenci hujan dan belajar mencintai matahari.
Bukan karena aku benci hujan, jujur aku mencintainya. Tetapi dalam hujan aku tidak menemukan kesempurnaan.

Oke, aku gak harus membenci hujan, tetapi aku harus mencintai matahari. Matahari yang tidak aku kenali. Kamu tau rasanya? Coba bayangkan!

Sebenarnya aku tidak harus sejauh itu. Aku hanya harus melupakan bagaimana rasanya hujan. Mulai dari mendung, gerimis hingga hujan itu datang. Aku juga tidak bisa melihat pelangi, karena dia datang setelah hujan. Dan kau tau bahwa aku tidak akan bisa melewati itu.

Tetapi dimana matahari kini berada? Kamu tau dimana dia?

Kau juga harus tau ketakutanku. Jika musim hujan datang, aku takut akan kembali terlena akan kenikmatannya.

No comments: