saya melewatkan Desember tahun lalu, tahun 2011, yg baru saja kemarin saya lewatkan. bukannya saya sengaja, tapi memang saya lupa. lupa kalau kemarin itu bulan Desember dan tidak ada yang spesial di dalamnya.
tapi ada satu cerita. perjalanan cinta teman saya. masih ingat cerita yang selalu saya ceritakan di beberapa Desember lalu? ya, ceritanya berakhir Desember kemarin. meskipun berakhir, setidaknya mereka punya cerita, mereka punya kenangan dan mereka sampat bahagia. meskipun sekarang berpisah dan memilih jalan yang berbeda, tapi tetap ada satu masa mereka berjalan bersama. tidak ada penyesalan di dalamnya. selamat, sobat :)
satu lagi cerita teman saya. Desember kemarin masih sama dengan Desember-desember sebelumnya, statis.
kalau saya? Desember kemarin saya memutuskan untuk berhenti. malu sama 2012, masih aja naksir orang *ya terus mau naksir siapeeeeh?*
itu Desember terakhir dan saya sadar, ini hubungan terbaik buat saya, namanya teman.
untuk pekerjaan, so far so good. tapi saya mulai kembali bertanya2, "mau jadi apa saya sebenarnya?"
akhirnya saya sadar, bukan cuma anak ABG yang jiwanya labil. setiap manusia itu labil, gak ada yang benar-benar dewasa. selama lo masih dibingungkan pada dua atau beberapa pilihan, itu artinya jiwa lo masih labil. oke, akui aja, jangan dipungkiri. karena itu terjadi pada saya.
jujur, saya tadinya berniat menulis di hari terakhir Desember. tapi saya lupa kalau akan banyak sodara yang meramaikan rumah di penghujung tahun ini dan akhirnya mematahkan niat mulia saya. jadi beginilah adanya.
Say goodbye to Desember. Welcome Januari :)
No comments:
Post a Comment